Desa Kapar, 31 Mei 2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran, Pemerintah Desa Kapar bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tabalong menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Kapar.
Musibah kebakaran yang terjadi pada 31 Mei 2026 tersebut menghanguskan satu bedakan yang terdiri dari 10 pintu, sehingga mengakibatkan para penghuni kehilangan tempat tinggal serta harta benda yang tidak sempat diselamatkan. Peristiwa tersebut menjadi duka bagi masyarakat Desa Kapar dan mengundang kepedulian dari berbagai pihak.
Sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Pemerintah Desa Kapar bersama Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Tabalong menyalurkan bantuan sosial kepada para korban. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas sekaligus meringankan beban yang mereka alami pascakebakaran.
Pemerintah Desa Kapar menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong serta saling membantu terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan.
"Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat sedikit meringankan beban para korban kebakaran. Meskipun tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, semoga bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moril agar para korban tetap kuat serta dapat segera bangkit kembali," ujar perwakilan Pemerintah Desa Kapar.
Pemerintah Desa Kapar juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tabalong atas sinergi dan kepeduliannya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan dengan baik. Pemerintah Desa Kapar berkomitmen untuk terus mendampingi warga yang terdampak serta mengajak seluruh elemen masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran guna meminimalkan risiko di kemudian hari.

